Postingan

Menampilkan postingan dengan label capres 2014

Hot Topic

Prabowo Subianto: Antara Kekuatan, Kontroversi, dan Aspirasi Masa Depan Indonesia dalam Peran Sebagai Calon Presiden

Gambar
 Di setiap cerita politik, ada sosok yang memainkan peran krusial dalam perjalanan suatu bangsa. Di Indonesia, tak bisa disangkal bahwa Prabowo Subianto adalah salah satu tokoh paling mencolok dan menarik dalam dinamika politiknya. Dari panggilan militer hingga panggung pertarungan pemilihan presiden, rekam jejaknya telah mencatat kisah yang tak terlupakan.  Namun, seperti setiap halaman sejarah, catatan masa lalu Prabowo juga menyisakan polemik dan perdebatan. Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum Partai Gerindra juga merupakan salah satu tokoh yang telah diumumkan sebagai bakal calon presiden 2024 dari Partai Gerindra, dan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa yang dipimpin Cak Imin atau Muhaimin Iskandar.  Di tengah gejolak perpolitikan Indonesia, satu nama yang tidak pernah lepas dari perbincangan adalah Prabowo Subianto. Sebagai salah satu tokoh penting dalam dunia politik Indonesia, rekam jejak Prabowo telah menjadi sorotan dan bahan diskusi panjang.  Prabowo Subianto siap

Cegah intimidasi, politik uang dan kecurangan pada pilpres 2014

Gambar
Surat Suara Pilpres 2014. I mage: Istimewa Ada indikasi kuat tentang terjadinya kecurangan pada Pilpres 9 Juli 2014, bahkan bisa terjadi intimidasi. Apakah para saksi dan relawan siap mengamankan surat suara di Indonesia, bahkan di luar negeri?  Setelah kampanye dan lima kali debat capres dan cawapres dalam rangka pilpres 2014, maka ujungnya adalah pencoblosan pada 9 Juli 2014. Banyak pengamat dan pemantau pemilu yang mengkhawatirkan terjadinya intimidasi kepada para calon pemilih. Politik uang juga seperti serangan fajar ditengarai masih akan terjadi, terutama di kota kecil, di pedesaan dan daerah-daerah terpencil.  Jika kampanye hitam atau kampanye negatif bisa diantisipasi dan ditanggulangi melalui klarifikasi atau pelaporan ke pihak BAWASLU atau POLRI, maka yang sulit dicermati adalah kecurangan pada proses rekapitulasi surat suara, terutama di tingkat kelurahan dan kecamatan, apalagi di daerah yang jauh dari kota besar.  Kekhawatiran tersebut sangat beralasan karena berb

Profil Capres 2014, sederhana vs mewah

Gambar
Pilpres 2014 memang berbeda gaya dengan pilpres 2009, ketika itu rakyat melihat beberapa pasang calon presiden dan calon wakil presiden. Ketika itu rakyat terpesona dengan capres berwajah "ganteng", dan digandrungi ibu-ibu, kebetulan pula beliau gagah dan berlatar belakang militer, sehingga dianggap tegas dalam mengambil keputusan. SBY telah sukses mempesona para pemilih dalam dua periode. Kini kita "hanya" punya dua pasang saja, Jokowi - JK dan Prabowo - Hatta Rajasa.  Prabowo naik helikopter. Image: suluhbali.co Jokowi sering diasosiasikan dengan penampilan sederhana, merakyat, gemar blusukan dan tidak segan untuk naik sepeda atau bajaj. Jokowi juga gemar blusukan yang akhirnya banyak ditiru para caleg 2014 maupun calon gubernur, calon bupati atau calon walikota setiap ada pilkada, namun penampilan "apa adanya" dari Jokowi rupanya sulit ditiru karena blusukan Jokowi dilakukan dengan tulus. Gaya bicara Jokowi juga seperti masyarakat kecil, tidak s

Slank dan slankers dukung Jokowi untuk mantapkan revolusi mental

Gambar
Jokowi didukung Slank. I mage: indonesiasatu.kompas.com Gagasan revolusi mental Jokowi untuk restorasi Indonesia menuju Indonesia Hebat semakin didukung berbagai kalangan, juga oleh Slank, sebuah grup musik rock ternama Indonesia. Sebelumnya Jokowi telah menemui Iwan Fals di rumahnya, untuk kesekian kalinya Jokowi capres 2014 mengunjungi   markas grup band Slank di Gang Potlot, Jakarta Selatan. Saat itulah Slank yang dikenal pendukung KPK dan group musik anti korupsi ini menyatakan dukungan pada revolusi mental yang digagas oleh Jokowi.  Iwan Fals menyambut Jokowi di rumahnya. Image: pilarsulut.com Pilihan Slank untuk mendukung Jokowi dianggap tepat karena Slank selama ini telah melakukan survey tentang pemimpin-pemimpin Indonesia yang masuk pada katagori bersih dan punya integritas. Ketika mereka bertemu, Slank juga menyerahkan daftar nama hasil survey tersebut kepada Jokowi untuk dipertimbangkan untuk masuk dalam pemerintahan atau kabinet Jokowi JK. Indonesia memang membut

Anies Baswedan vs Mahfud MD adu strategi untuk kampanye Pilpres 2014

Gambar
Anies Baswedan dan Jokowi. Image: harianjambi.com Anies Baswedan resmi mendukung pasangan Joko Widodo-Mohammad Jusuf Kalla. Hal itu disampaikan Jokowi di Kantor Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Menteng, Jakarta Pusat, pada tanggal 22 Mei 2014. Dukungan Anies, mantan peserta konvensi Partai Demokrat itu secara resmi telah bergabung di Tim Sukses Jokowi JK bersama Tjahjo Kumolo. Anies Baswedan adalah pemuda Indonesia yang punya gagasan besar tentang kemajuan Indonesia, hal ini dibuktikan dengan gerakan Indonesia Mengajar dan Turun Tangan, dan punya kepedulian tinggi pada masalah bangsa, khususnya di bidang pendidikan. Masuknya Anies, rektor Universitas Paramadina ini sangat tepat menjadi bagian dari Tim Sukses pemenangan Jokowi JK.  Rhoma Irama, Mahfud MD dan Ahmad Dhani. Image: rimanews.com/ Masuknya Anies untuk mendukung Jokowi diikuti pula oleh Dahlan Iskan, Menteri BUMN yang juga peserta konvensi Partai Demokrat. Dukungan lain menyusul dari berbagai piha

Partai Demokrat pun galau, ada wacana Sultan HB X dicapreskan

Gambar
Megawati dan ARB koalisi? Image: nefosnews.com Di tengah suasana liburan nasional Hari Raya Waisak  2558, para elite politik yang belum punya teman koalisi seperti Golkar, Partai Hanura, dan Partai Demokrat muncul heboh di televisi dan media lainnya dengan aneka kisah, bisa dikatakan galau, lucu dan aneh. Misalnya, ada wacana di internal Partai Demokrat untuk mencapreskan Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai capres pada pilpres 2014. Tentu ada reaksi dari peserta konvensi, kenapa Raja Yogyakarta atau Gubernur DIY yang juga kader Partai Golkar itu tiba-tiba dimunculkan sebagai capres Demokrat, lalu bagaimana nasib para peserta konvensi seperti Dahlan Iskan, Gita Wiryawan, Ir man Gusman dan lainnya? Untuk apa membuat acara konvensi dengan membuang waktu dan biaya milyaran rupiah? Sri Sultan HB X, capres demokrat? Image: jogja.tribunnews.com Sementara itu, Partai Golkar tak kalah galau, dalam dua hari terakhir ini, mungkin sampai menjelang Rapimnas, Ical alias ARB dan para el

Isu hak asasi manusia di tengah koalisi menuju Pilpres 2014

Gambar
Kivlan Zein. Image:  id.wikipedia.org Ada berita mengejutkan dari Mantan Kepala staf Kostrad Mayjen (purn) Kivlan Zen, yang juga caleg dari Partai Persatuan Pembangunan ini, tiba-tiba mengungkapkan kepada publik soal aktivis mahasiswa yang diculik dalam tragedi Mei 1998. Kivlan mengatakan peristiwa itu bukan sebuah penculikan, melainkan hanya 'double agent'.   (Merdeka.com)   Menurut  Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Yati Andriyani mengatakan, pernyataan Kivlan Zen di acara bincang-bincang di salah satu stasiun televisi swasta tentang penculikan aktivis 1997/1998 memiliki konsekuensi hukum ( rmol.co ) Para aktivis yang "diculik". Image: politik.kompasiana.com Yang menjadi pertanyaan, kenapa Kivlan Zen baru mengungkapkan hal itu di tengah gencarnya pertemuan Prabowo Subianto, capres Partai Gerindra ini dengan Aburizal Bakrie alias ARB alias Ical dari Golkar.  Setelah batalnya "pertunangan" alia

Profesor Rhoma Irama ngambek, SBY bicara di YouTube

Gambar
Rhoma Irama ngambek dan galau. Image: porosberita.com Vote getter pilkada 2014 dari PKB, Profesor Rhoma Irama ngambek gara-gara belum dicapreskan secara resmi oleh PKB. Sang Raja Dangdut, memberikan waktu dua minggu kepada PKB tentang kepastian pencapresan Sang Satria Bergitar ini; jika tidak dicapreskan, maka Rhoma Irama akan berhenti mendukung PKB. Dia juga ingin dilibatkan dalam proses koalisi PKB dengan partai lain. Selain Prabowo dan Ical alias ARB, penyanyi dangdut yang pernah jadi anggota DPR di jaman Orba ini juga sangat ngebet jadi presiden RI ke 7. Entah apa yang telah dijanjikan oleh Cak Imin alias Muhaimin Iskandar (ketua umum PKB), sehingga Rhoma Irama semangat berkampanye pada pileg lalu. Rhoma pun bernyanyi dengan gitar kesayangannya. Katanya dengan tampilnya Rhoma dalam berbagai kampanye PKB, Rhoma telah memberikan efek atau Rhoma Irama Effect, sehingga PKB meraih suara besar, jauh lebih besar dari PKS, PAN dan HANURA. SBY ingin koalisi dengan PDI P. Image: tem

Menanti koalisi partai untuk pasangan wapres untuk capres 2014

Gambar
Joko Wi saat nyoblos di pileg 2014. Image: tribunnews.com Menurut quick count atau hitung cepat dari pileg 2014, 9 April, PDI Perjuangan telah memenangkan peringkat pertama perolehan suara, meskipun tidak mencapai target. Golkar dan Gerindra, di peringkat dua dan ketiga, lalu disusul partai-partai lain seperti  PKB, PAN, Partai Nasdem dan PKS. Dengan kemenangan yang tidak mutlak, PDI Perjuangan terpaksa harus berkoalisi dengan partai lain. Tentu PDI P tidak akan berkoalisi dengan partai Golkar dan Gerindra yang sudah punya capres masing-masing, begitu pula PKS sudah menyiapkan capres meskipun belum diketahui siapa yang akan dicalonkan resmi dicalonkan.  Petinggi PDI Perjuangan telah mendekati Partai Nasdem ,yang meraih suara lumayan besar padahal masih baru, dan dikabarkan pula PDI P juga tertarik meminang PKB sebagai partner atau koalisi untuk pemilihan presiden 9 Juli 2014. Sementara itu P3 atau Partai Persatuan Pembangunan juga pasti gundah gulana karena Surya Dharma Ali dia

Indonesia Keren