Postingan

Menampilkan postingan dengan label Benyamin Netanyahu

Hot Topic

Militer Israel respon balon api pembakar dari Jalur Gaza. Gencatan senjata berantakan?

Gambar
 Belum sebulan  Naftali Bennett dilantik sebagai Perdana Menteri Israel yang baru, tersiar kabar mengejutkan dari Jalur Gaza pada Rabu sore, 16 Juni 2021. Militan Palestina diberitakan melancarkan serangan balon api dari wilayah Palestina itu. Hal ini terjadi beberapa jam setelah Israel menggempur Jalur Gaza dari udara pada Rabu pagi.  Melansir informasi dari kantor berita AFP, situs media online CNNIndonesia.com (17/6/2021) mewartakan bahwa serangan udara oleh militer Israel di kantong Palestina di Gaza merupakan serangan pertawa di era pemerintahan Perdana Menteri Naftali Bennett , pengganti Benyamin Netanyahu.  Balon api pembkar dikirim dari Jalur Gaza, Palestina ke wilayah Israel (viva.co.id) Sementara itu juru bicara pemadam kebakaran di wilayah Israel melaporkan bahwa tim mereka sedang memadamkan empat tempat yang mengalami kebakaran yang dimulai oleh balon api yang datang dari Jalur Gaza (Palestina) pada Rabu sore.  Ternyata timbul pula ketegangan di West Bank atau Tepi Bara

Terungkap Sikap Uni Emirat Arab & Bahrain Terhadap Naftali Bennet PM Israel Pengganti Benyamin Netanyahu

Gambar
  Setelah berkuasa sebagai Perdana Menteri Israel selama 12 tahun, Benjamin Netanyahu akhirnya lengser pada hari Minggu 13 Juni 2021. Parlemen Israel menyetujui Naftali Bennett sebagai PM Israel yang baru.   Sebagaimana dikutip dari kantor berita AFP, Bennett menang dalam voting di parlemen Israel (Knesset) Minggu (13/6/2021). Naftali hanya menang tipis 60:59 atas Benjamin Netanyahu yang berkuasa 12 tahun, yang merupakan sebuah rekor di Israel.   Sesudah suksesi tersebut Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA) menyambut pemerintah baru Israel pada Senin (14/6/2021). Kedua negara di Jazirah Arab tersebut mengharapkan hubungan kerjasama lebih lanjut dengan pemerintah Israel. Perdana Menteri Israel yang baru Naftali Bennet bersama sang istri (pri.org)   Sebagaimana dilaporkan CNBCIndonesia.com (15/6/2021) dengan melansir Times of Israel, ucapan selamat terhadap Perdana Menteri Naftali Bennett diucapkan langsung   oleh Putra Mahkota Bahrain Salman bin Hamad bin Isa Al Khalifa.   Selain i

Alasan Negara-negara di Timur Tengah Bersahabat Dengan Israel

Gambar
  Sudut pandang politik negara-negara di dunia ketika memandang Israel dalam hubungan internasional memang tidak selalu sama. Menurut para pengamat politik dan elite partai di Indonesia sering mengatakan bahwa politik itu sangat dinamis dan cair. Ternyata pendapat tersebut berlaku pula di jazirah Arab atau di Timur Tengah dan sekitarnya. Sudah banyak negara di kawasan ini yang menjalin persahabatan atau hubungan diplomatik dengan Israel.   Menurut catatan bbc.com (11/12/2020)  Maroko merupakan negara ke-empat di kawasan Arab yang secara resmi menjalin hubungan diplomatik dengan Israel pada menjelang berakhirnya tahun 2020. Sebelum itu, pada Agustus 2020  Uni Emirat Arab (UEA) telah membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Setelah itu Sudan dan Bahrain juga mengambil keputusan yang sama.  Kesepakatan damai antara Israel dan dijalinnya hubungan diplomatik dengan banyak negara di Jazirah Arab memang sangat fenomenal dan bersejarah karena negara-negara di Timur Tengah yang tergabung di L

Hamas & Israel Akhirnya Gencatan Senjata. Akankah Ada Solusi Damai Permanen?

Gambar
  Banyak pemimpin dunia termasuk Presiden RI Joko Widodo dan Presiden Joe Biden (AS) yang menyerukan agar perang Israel Palestina dihentikan dan dilakukan gencatan senjata. Akhirnya setelah berperang selama 11 hari, pertempuran dahsyat tersebut, baik Israel dan Hamas salah satu faksi Palestina telah mengumumkan gencatan senjata. Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Jokowi, sebagaimana halnya Presiden Sukarno dan presiden RI di setiap pemerintahan selalu mendukung upaya perdamaian dan mendukung Palestina merdeka dan berdaulat. Indonesia selalu konsisten melaksanakan amanat UUD 1945, yaitu politik bebas dan aktif secara proporsional.  Sebagaimana dilaporkan situs berita online news.detik.com (21/5/2021), Joe Biden  di White House, Washington DC  menyambut baik gencatan senjata tersebut dan menyatakan bahwa, "Saya yakin kami memiliki kesempatan sejati untuk membuat kemajuan dan saya berkomitmen untuk mengupayakannya," Jokowi bersama Joe Biden (kupang.tribunnews.com) Lebih

Indonesia Keren