Postingan

Menampilkan postingan dengan label papa minta saham

Hot Topic

Heboh lagi: Setya Novanto laporkan Pemred Metro TV ke polisi

Gambar
Setelah  Setya Novanto melayangkan laporan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas sejumlah dugaan tindak pidana yang dilakukan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  Sudirman Said , kini giliran Pemimpin Redaksi (Pemred) Metro TV,  Putra Nababan yang dipolisikan oleh Setnov dengan tuduhan bahwa Pemred TV swasta itu telah melakukan pencemaran nama baik, fitnah dan UU ITE.  Seperti dilaporkan oleh kriminalitas.com, yang menjadi dasar laporan tersebut, karena Putra Nababan dituduh memiliki kepentingan tertentu dengan menayangkan pemberitaan tentang pembelian pesawat amfibi presiden yang seolah-olah dilakukan atas lobi oleh Setnov yang terjadi beberapa waktu lalu. Padahal tugas untuk negosiasi itu merupakan wewenang dari Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Selain dilaporkan ke kepolisian, Setya Novanto juga mengadukan persoalan tersebut ke Dewan Pers dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).   Razman Nasution pengacara Setya Novanto. Im

Konferensi Pers Luhut Pandjaitan dihadiri Kahar Muzakir dan hakim MKD

Gambar
Dalam rekaman Setya Novanto nama Luhut Binsar Pandjaitan,  Menteri Koordinator Politik disebut 66 kali dan dikaitkan dengan kasus #papamintasaham atau soal perpanjangan kontrak PT Freeport. Karena merasa tidak ada kaitan dengan rekaman itu, akhirnya mantan Kepala Staff Kepresidenan ini menggelar konferensi pers hari ini, 11 Desember 2015 di kantornya.  Yang unik, nampak pimpinan hakim MKD, Kahar Muzakir ikut mendengar dan menyaksikan konferensi pers itu sejak awal, lalu disusul oleh anggota hakim MKD lainnya.  Sebagaimana dilaporkan oleh  nasional.kompas.com,  Luhut Binsar Pandjaitan merasa terusik dengan penyebutan namanya dalam perkara dugaan permintaan saham PT Freeport Indonesia. Luhut juga menyatakan isue tentang permintaan saham itu sangat tidak masuk akal.  Luhut Pandjaitan dan Kahar Muzakir. Image: news.detik.com Luhut lebih lanjut mengatakan pula " ...  apakah masuk akal, seorang berikan saham Freeeport 20 persen kepada siapa pun itu. Itu sama saja dengan 1,8 mil

Ini komentar unik Fadli Zon terhadap pernyataan kontroversial Donal Trump

Gambar
Apakah anda masih ingat dengan foto selfie Fadli Zon dengan Donald Trump di Amerika Serikat? Pada saat pertemuan Setya Novanto dengan Trump, Setnov (nama singkat Setya Novanto), dimana Setya juga disebut sebagai tokoh paling powerful di Indonesia, sebuah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Akhirnya di tengah gaduhnya kasus rekaman Setya Novanto, ternyata Donald Trump kembali menyita perhatian publik di seluruh dunia, juga di Indonesia, yaitu tentang pernyataan diskriminatif Donald Trump terhadap umat Islam. Calon presiden dari Partai Republik itu menyerukan supaya umat Islam dilarang memasuki Amerika Serikat. Seruan pengusaha kaya raya itu bukan hanya mendapat kecaman dari berbagai negara. Fahri Hamzah dan Fadli Zon juga kecewa dengan sikap diskriminatif Donald Trump. Foto terkenal Setya Novanto, Fadli Zon dan Donald Trump. Image: news.liputan6.com Fadli Zon, wakil ketua DPR yang pernah berfoto selfie dengan Trump menyebut pernyataan Trump sebagai hal konyol dan

Setya Novanto akan laporkan Sudirman Said ke polisi

Gambar
Sepertinya kehebohan kasus rekaman #papamintasaham yang melibatkan Setya Novando dan kepada PT. Freeport belum akan berakhir. Setya Novanto atau SN akan melaporkan Menteri ESDM Sudirman Said ke polisi dengan tuduhan fitnah dan beberapa tuduhan lainnya. Hal ini diungkapkan oleh Firman Wijaya kuasa hukum sang Ketua DPR yang telah berhasil membuat sidang MKD menjadi tertutup.  Firman Wijaya menyatakan bahwa Setya akan melaporkan beberapa dugaan pelanggaran hukum yang diduga dilakukan oleh Sudirman. Menurut Novanto, rekaman yang telah diperdengarkan di sidang MKD itu merupakan pelanggaran hukum.  Setya menilai rekaman itu tidak layak dijadikan alat bukti dalam persidangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Sebagaimana dikutip dari tempo.co Novanto mengatakan bahwa "Rekaman yang dimiliki oleh saudara Maroef Sjamsoeddin diperoleh secara melawan hukum, tanpa hak, tanpa izin, serta bertentangan dengan undang-undang. Karena itu, tidak boleh digunakan sebagai alat bukti dalam persidangan

Mahasiswa demonstrasi di berbagai daerah tuntut Setya Novanto mundur

Gambar
Setelah banyak tokoh nasional dan para pengamat yang menuntut supaya Setya Mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR sehubungan dengan kasus "rekaman minta saham" yang diadukan oleh Menteri ESDM Sudirman Said - akhirnya para mahasiswa di beberapa daerah juga menuntut supaya Setya Novanto dari Partai Golkar ini supaya mundur.  Sementara itu sulsel.pojoksatu.co.id melaporkan bahwa  Aliansi Mahasiswa Makassar menggelar aksi menuntut turunnya Setya Novanto yang diduga terlibat kasus saham di PT Freeport. Begitu pula pojokpitu.com melaporkan bahwa banyak   mahasisa yang tergabung dalam GMNI dan PMII Kota Blitar, mengelar aksi damai menuntut agar Ketua DPR RI Setya Novanto mundur.  Dari Medan juga dikabarkan oleh utamanews.com p uluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus UISU (Universitas Islam Sumatera Utara), di jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (7/12). Mereka adalah para mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Indonesia (GMPI) ini menyuarak

Apakah MKD bisa terbuka pada sidang dugaan pencatutan nama Presiden oleh Setya Novanto?

Gambar
Apa yang akan terjadi terhadap Setya Novanto sidang MKD tentang pencatutan nama Jokowi? Politik Indonesia memang heboh, terutama di gedung DPR. Kini MKD menghadapi tantangan besar untuk mememeriksa dugaan pencatutan nama Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla oleh Setya Novanto yang menurut transkrip dan rekaman yang diserahkan Menteri ESDM, Sudirman Said – terdengar suara seperti Setya Novanto yang meminta saham dengan mencatut nama Jokowi dan Jusuf Kalla, dan membuat Jokowi sangat marah. Apakah MKD berani memeriksa Setya Novanto secara terbuka dan transparan seperti harapan publik? Setya Novanto dan Fadli Zon yang aktif membela Novanto. Image: beritagar.id Setelah heboh dengan keberadaan Setya Novanto, ketua DPR RI pada kampanye Donald Trump, belakangan ini Setya Novanto dilaporkan oleh Menteri ESDM, Sudirman Said ke MKD (Mahkamah Kehormatan Dewan) DPR RI. Laporan tersebut dilengkapi dengan transkrip pembicaraan sang ketua DPR dengan petinggi Freeport di sebuah hotel. Pa

Indonesia Keren